Assalamualaikum Wr
Wb.
Bismillahirrahmanirrahim
dengan menyebut nama Allah Yang Maha Besar atas segala nikmat seni yang sampai
detik ini masih diberikan, semoga kita semua senantiasa dalam jalan yang indah
menuju kebaikan. Aamiin.
Ini
hanya catatan kecil untukmu dan untukku. Kutuliskan sepucuk surat untuk kau
baca. Sepucuk surat untuk kuingat. Kusimpulkan garis senyumku saat ini. Maaf,
aku tak bisa merangkai kata seindah penyair-penyair lain. Hanya ini, hanya
seuntai kalimat-kalimat ini.
Tahukah kau tentang
diriku yang selalu mendambakanmu? Menginginkan sosokmu sedari dulu.
Betapa bahagianya
Aku jika harus bersanding denganmu. Yang kutahu, yang kumau hanya dirimu. Apa
Aku terlalu egois? Apa Aku terlalu berlebihan? Entahlah, Tapi kau memang sosok
yang diidamkan.
Aku ingin menjadi istrimu kelak. Betapa bahagiany Aku
jik ku mendapatkan lelaki shalihah sepertimu. Dibalik keinginanku, kuharapp
atas Ridho-NYA. Menggapai Jannah-NYA. Dengan menitipkanmu padaku, lalu kau
membimbingku selalu mempermudah segalanya. Sungguh aku percaya langkahku
padamu, karena ku tahu kau lelaki baik yang taa pada ALLOH dan Rasul-Nya. Kau
yang tak mengemis cinta pada wanita, sederhana dan merendah.
biarkan Aku menata
hatiku dengan baik. Aku yang sedikit mengenalmu. Namun dari sedikit itu, Aku
ingin mengetahuimu lebih banyak lagi.
Aku
seorang wanita, yang hanya bisa berdo,a dan menunggu. Malu rasanya jikalau Aku
yang harus memulai. Aku selalu menunggu saaat kau ingin mengenalku dengan Ta,aruf, hingga datang
kerumahku mengadap Ayahku. Entah kapan, namun kuharap saat-saat itu akan
datang. Akan tiba saatnya, suatu hari nanti.
Mungkin
Aku bukan wanita idamanmu. Aku bukan
seorang Hafiiidzah. Aku bukanlah wanita shalihah yang terlahir dari keluarga
biru. Aku bukanlah wanita idaman yang selam ini kau impikan.
Maafkan
Aku, karenna Aku tak sesempurna itu.
Tapi Aku ingin menjadi pendamping hidupmu di Dunia dan Akhirat. Aku ingin mengabdi
padamu. Aku ingin kau menjadi Ayah dari anak-anakku kelak. Aku ingin
menyempunakan akhlakku bersamamu.
Tak peduli kau
tahu, hingga saat itu kukatakan bahwa Aku telah
mengagumimu sejjak dulu. Aku siap mengikuti langkahmu, menjaga setiap
rasa, membasuh setiap luka, menyeka setiap air mata, menggenggam cinta diatas
Ridho-NYA
Kuharap
semuanya akan indah seperti yang kuharapkan. Kaulah ini semu, kuyakin ALLOH
telah menggantikan sosokmu yang lebih baik untukku
Salam rindu dariku yang selalu berharap,
Nama dibalik jendela




Tidak ada komentar:
Posting Komentar